Slide Titel Divisi Snack dan Soft Drink
Ust. Abdul Rozak di dampingi rekannya Pak Nana sesama divisi snack dan soft drink, sedang mengecek barang dan bersiap mengantarkan barang tersebut ke pelanggan.
Slide Titel "Divisi Aqua"
Sebelum berangkat setiap sales wajib memberikan laporan barang yang dibawa dan di check oleh checker dan kemana rute penjualannya terlihat bu yayah (admin) dan pak edi (sales) yang sedang berdiskusi.
Slide title "Divisi Es Jelly dan Fried Chicken
Nikamati hidangan siap saji dari Indah Fried Chicken dan Indah Es Jelly, Cita rasa waralaba ternama dengan harga kaki lima.
Slide Titel "Tim Marketing Divisi Aqua"
Tim Marketing Indah Aqua Divisi Aqua siap melayani permintaan anda, mulai dari Aqua Galon ataupun Aqua dalam kemasaan, Seluruh Produk Dari Aqua order disini tempatnya.
Slide Titel "Kantor Indah Aqua"
Indah Aqua yang beralamat di jl. raya leuwikujang - rajagaluh no. 11, Indah Aqua menyediakan produk aqua serta makanan ringan dan minuman ringan.
Senin, 23 Desember 2013
Indah Bakso Malang
Minggu, 22 Desember 2013
Mengungkap Rahasia Sukses Orang Cina
Kenapa mereka begitu sukses dalam berusaha, padahal mereka tidak membawa apa-apa dari negerinya, dan mengapa orang pribumi pada umumnya tidak sesukses mereka. Bahkan banyak sekali orang pribumi menjual tanah hanya untuk menyambung hidup dan orang Cina membelinya untuk meningkatkan usahanya.
Ketika orang pribumi menjual tanah warisannya, mereka mendadak menjadi orang kaya. Mereka membangun rumah mewah, membeli mobil serta banyak barang-barang konsumtif lainnya. Namun setelah beberapa tahun, kehidupan mereka kembali seperti semula. Rumah mulai rusak tidak ada dana untuk memperbaiki, mobil terpaksa dijual, kembali nyari kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Hal ini sangat berbeda dengan kehidupan orang Cina. Mereka tidak membawa apa-apa dari negerinya, namun akhirnya mereka mampu membangun toko, membeli tanah, dan usahanya terus kembang dengan sukses. Apa yang membedakan antara orang pribumi dengan orang Cina ? Ternyata jawabannya adalah terletak pada mindset. Ya mindset atau pola pikir orang Cina berbeda dengan kita.
Mindset Kunci Sukses Orang Cina
Inilah kunci keberhasilan mereka. Dengan memiliki mindset yang berbeda, menghasilkan tindakan yang berbeda, dan pada akhirnya hasilnya pun akan berbeda. Hal inilah yang harus dipelajari jika kita ingin sukses seperti mereka.
Ada beberapa pola pikir orang Cina yang diajarkan kepada generasi penerusnya selama bertahun-tahun, yang merupakan cikal bakal kesuksesannya sekarang. Sebenarnya kunci sukses ini mereka rahasiakan, hanya diajarkan kepada generasi penerusnya.
Tidak Kerja Artinya Tidak Makan
Hidup dalam perantauan di negeri orang, membentuk pribadi orang Cina menjadi tahan banting, artinya mereka sanggup bekerja keras, ulet, selalu berusaha dan tidak takut gagal. Bermodal dari nol, membuat tekad mereka menjadi kuat untuk bertahan hidup dan mengubah kehidupannya agar semakin sukses. Keinginan untuk selalu membahagiakan orang tua dan keluarganya menjadikan mereka bekerja lebih giat lagi.
Orang pribumi bekerja selama 8 jam saja sudah mengeluh, tapi orang Cina bisa bekerja selama 18 jam sehari, dan berdagang merupakan cara yang terbaik untuk menjadi kaya raya. Mungkin awalnya mereka menjadi karyawan dulu, namun sebenarnya tujuannya adalah mempelajari sistimnya, dan setelah pengalamannya dirasa cukup, mereka akan membuka usaha sendiri.
Uang Yang Didapat Digunakan Untuk Menghasilkan Uang Lebih Banyak Lagi
Perbedaan dengan orang pribumi yang selalu membeli barang konsutif, orang Cina begitu mendapatkan uang, mereka akan berpikir, bagaimana caranya agar uang ini bertabah lebih banyak lagi. Hanya 20% uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bukan memenuhi keinginannya, 20% lagi ditabung untuk masa depannya, sisanya 60% digunakan untuk menambah usaha.
Beda halnya dengan kita orang pribumi, begitu mendapat uang, kita gunakan untuk foya-foya, baru pertengahan bulan uang sudah habis, tidak ada tabungan apalagi menambah usaha, seringkali uang yang didapat hanya digunakan membayar bunga kredit / cicilan.
Begitu Melihat Peluang Langsung Diambil
Mereka orang Cina pandai sekali melihat peluang. Begitu melihat peluang, langsung mereka ambil. Prinsipnya siapa cepat dia dapat, tidak banyak perhitungan, karena mereka tidak takut gagal. Jika mereka gagal, kegagalan tersebut digunakan sebagai batu loncatan untuk bangkit lagi. Karena dari kegagalan tersebut mereka belajar untuk memperbaiki diri, dan menemukan solusi lebih baik lagi menuju kesuksesan mereka.
Beda dengan kita yang selalu banyak perhitungan, karena kita takut duluan, takut jika usaha kita mengalami kegagalan. Karena takut akan kegagalan membuat usaha yang direncakan tidak pernah dijalankan.
Berawal dari keinginan yang kuat untuk mengubah nasib, segera bertindak, tidak takut gagal, selalu bekerja keras, sabar dan tekun, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa sukses.
Jumat, 20 Desember 2013
Tahun 2014 Pertumbuhan Ritel Melambat
memperkirakan pada 2014 akan terjadi pelambatan pertumbuhan pada industri ritel modern di Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya pertumbuhan mencapai lebih dari 10 persen, namun pada 2014, tingkat pertumbuhannya akan tertekan hingga kisaran delapan persen.
Faktor nilai tukar mata uang menjadi salah satu penyebabnya. Apalagi di awal 2014 dolar AS diperkirakan masih akan memberikan tekanan terhadap Rupiah hingga ke level di atas 12.000 per dolar AS. Sementara tak sedikit produk ritel modern yang komponen bahan bakunya diperoleh melalui impor.
“Banyak produk yang dijual di ritel modern, bahan bakunya dibeli melalui impor. Misalnya saja mie instan, snack, dan biskuit yang bahan dasarnya dari gandum. Nah, gandum ini kan diperoleh dari impor,” kata Ketua Aprindo Jatim, Qomaru Zaman kepada Surya, Jumat (6/12/2013) malam.
Hal tersebut selanjutnya mendorong kenaikan harga jual produk. Bila hal ini tak diiringi dengan peningkatan daya beli masyarakat, pertumbuhan pun pastinya akan terganggu.
Kendati demikian, Qomaru Zaman optimistis masih ada sejumlah peluang yang bisa dimanfaatkan di 2014 mendatang. Di antaranya adalah kenaikan upah minimum, perubahan gaya hidup konsumen, serta momentum pemilu.
“Kenaikan upah minimum akan mendorong daya beli masyarakat. Sedangkan kalau tentang gaya hidup, sekarang ini masyarakat sudah mulai beralih belanja ke tokotoko ritel modern. Sedangkan kaitannya dengan pemilu, Selama masa kampanye, partaipartai peserta pemilu biasanya membagi bagikan makanan sehingga menyebabkan konsumsi tinggi,” urainya.
Lebih lanjut, Aprindo berharap pemerintah sanggup menciptakan suasana yang kondusif untuk mendukung pertumbuhan ritel. Hambatanhambatan seperti perizinan yang berbelitbelit, mestinya mulai dihilangkan.
“Harus disadari juga kalau ritel modern bukan membunuh ritel tradisional, tetapi bisa bersinergi. Sebab kalau ritel modern masuk dan bisa bersinergi dengan tradisional, gairah ekonomi di sekitarnya akan lebih baik,” pungkas dia.
Kamis, 19 Desember 2013
Indah Group Menyapa
Membuka Kesempatan Magang
group.indah@yahoo.com
atau hubungi 0813 24 241 241
Ucapan Selamat Ulang Tahun
Seluruh keluarga besar Indah Group mengucapkan :"
Doa untuk kesembuhan